Mesin Pencari Situs

Google
WWW Mbahsoso Blog
Welcome Myspace Comments
MyNiceSpace.com
Assalamualaikum WR.Wb.
Silahkan Menjelajah Di Situs Mbahsoso, Kami Sangat Mengharapkan Jika Anda Dapat Memberikan Komentar Atau Mengirim Naskah/Artikel menarik Yang Dapat Kami Posting Di Situs Kami Ini. Silahkan Kirimkan Ke Email Kami Di mbahsoso@gmail.com Atau Isikan Di Form E-mail yg Telah Kami Sediakan Di Menu Kontak Kami. Terima Kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb
Tampilkan postingan dengan label Liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liburan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Januari 2009

Liburan Akhir Tahun 2008

P1011187 Dalam rangka mengisi liburan akhir tahun 2008 Mbahsoso bersama keluarga beramai ramai pergi ke Kota Tegal, kebetulan di kota Tegal adalah kota asal adik ipar Mbahsoso yang paling bontot, namanya Om Basir istrinya bernama tante Tutik , bingung emang rasanya mengisi liburan akhir tahun ini karena kebetulan kondisi kantor Mbahsoso lagi kesulitan likuiditas akibat pengaruh krisis global, sebenarnya Mbahsoso pingin ikut prihatin tapi barangkali keberuntungan keluarga Mbahsoso sehingga acara liburan selama di Tegal sudah di juamin sama Keluarga Om Basir. Kami berangkat start dari rumah di Cinere Depok pada tanggal 26 Desember 2008 pagi kira-2 jam 5.30 WIB memakai 2 buah mobil beriringan , selain keluarga Mbahsoso juga ikut rombongan keluarga Budhe Yayuk. Perjalanan yang sangat menyenagkan dan tergolong sangat lancar karena sehari sebelumnya dikabarkan jalan yg kami lalui mengalami macet total akibat arus liburan di jalur pantura, saudara Om Basir yang berangkat dari Jakarta sehari sebelumnya pd tanggal 25 Desember 2008 sampai ke Tegal menempuh perjalanan darat hampir 12 jam, sedangkan Mbahsoso beserta rombongan tiba di kota Tegal jam 11.00 WIB emang pada saat memasuki kota Tegal rombongan mobil yang satu sempet kesasar sehingga Mbahsoso sempat menunggu beberapa lama memandu via telpon tp emang dasar Mbahsoso jg gak hafal rute jalan kota Tegal yg niatnya memandu malah jd bingung sendiri, dikarenakan hari itu hari Jum.at dan jam sudah mendekati waktu sholat jum,at maka Mbahsoso terpaksa pergi duluan menuju rumah Om Basir, sementara rombongan yang satu (Budhe Yayuk sekeluarga) dipandu oleh saudara Om Basir. Segera sejenak setelah turun dari mobil sesampainya di rumah Om Basir , Mbahsoso, Ramzy, Arkan dan keluarga Pakdhe Wardi yang telah datang sehari sebelumnya dari kota Solo pergi ke masjid terdekat untuk melaksanakan sholat Jum,at. Selesai sholat jum,at bersama rombongan keluarga yang lain yg ikut bergabung adalah keluarga Pakdhe Nono dari Malang ,Keluarga Pakdhe Wardi, Keluarga Om Basir dan 2 rombongan mbahsoso dari Depok langsung melanjutkan perjalanan ke obyek wisata penginapan duta wisata Guci kabupaten Tegal. Dengan 5 mobil kami semua beriringan menuju obyek wisata pegunungan yang sejuk udaranya, di hotel tempat kami menginap terdapat kolam renang air hangat. Kira-2 jam 4 sore kami tiba di hotel duta wisata, kebetulan Om basir sudah booking 7 kamar ,setelah berbenah menurunkan barang-2 bawaan kami segera menikmati kehangatan air hangat di kolam renang fasilitas hotel, ditempat ini ramai banget semua pengunjung hotel dan pengunjung luar hotel menikmati liburan dengan mandi air hangat obyek wisata Guci, emang cukup mak nyosss… saat pertama kali nyemplung air hangat tsb. tp lama enak jg rasanya capai selama perjalanan dari Depok sembuh n seger kembali, ada beberapa kolam dengan tingkat temperatur yang lebih panas yg perlu dicoba, dan salah satu fasilitas hotel ada kolam whirlpool yg harus booking dulu, kami kebagian hari berikutnya pada jam pembukaan jam 7 pagi. Sore itu kenikmatan berkumpul bersama keluarga membagi bahagia bersama terlaksana dengan suka cita, menjelang malam saat melepas lelah putri Mbahsoso yang bernama Sofia yg kebetulan sedang di sapih dari minum ASI dan belum genap seminggu mengganggu waktu istirahat Mbahsoso karena semalaman pinginnnya minta di gendong mungkin akibat ketidak relaannya dilepas kasih sayang kenikmatan ASI mamanya sehingga jd agak kolokan merengek sepanjang malam minta digendong dan gak mau di tidurkan samapai jam 2 malam lebih padahal matanya sudah terpejam, wah capek dech …… alhamdulillah tante Ruby mo menganti menggendong dan Sofia mo digendongnya yg paling ngeselin cuma beberapa menit digendong tante Ruby langsung mo ditidurin. Kasian juga mamanya Sofia karena baru beberapa hari ternyata ketahuan hamil lagi mengandung anak Mbahsoso yang ke –4 , ini anugerah Allah yg tak terkira yg harus kami terima dengan rasa syukur tak terhingga pula.
Antah energi apa yg mengalir di tubuh Mbahsoso mungkin nikmat Allah yg telah mengalir dalam kesenangan menikmati bersama keluarga membuat rasa capai tak terasa , pagi-2 saat adzan subuh setelah menuanikan kewajiban sholat subuh kami bersama rombongan berjalan-jalan menyusuri sungai asal air hangat yang dipandu om Basir. diujung sungai terdapat air terjun yang dibawahnya diatur menjadi kolam pemandian untuk berendem air hangat sementara di beberapa bibir sungai terdapat saluran pipa air hangat dalam ukuran sedang yg sengaja di salurkan ke penginapan-2 terdekat salah satunya di kolam pemandian hotel duta wisata yang di tempati rombongan Mbahsoso. Setelah berjalan-2 pagi dilanjutkan lagi dengan berenang di kolam renang air hangat yg semalam telah dikuras dan di bersihkan oleh petugas hotel. Pagi itu jam 06.00 WIB suasana kolam renang masih sepi pengunjung hanya diisi oleh rombongan Mbahsoso, sambil menunggu jadwal Spa whirlpool yang telah dijadwalkan pada jam 07.00 WIB , Mbahsoso ,mencoba berenang keliling kolam renang, emang mak Nyoss…hangat tp kembali badan seperti tertambah energi positip kesegaran yg luar biasa. Setelah semua fasilitas di coba rombongan melanjutkan aksi gerilya di pasar Guci, ibu-2 seperti tertambah energi positipnya belanja buah-2 segar khas Guci yg harganya murah seperti buah Alpukat dan berbagai manisan pepaya n manisan cerme. Mamanya Sofia, Ramzy dan Arkan menempuh perjalan berkuda menuju pasar sementara keluarga Om basir bawa mobil sementara Mbahsoso memilih berjalan kaki sambil menikmati udara segar sepanjang perjalanan yg tidak terlau jauh kurang lebih 1 km jalan naik turun. Segera setelah puas menikmati kesejukan udara dan pemandangan obyek wisata mbahsoso bersama rombongan 6 mobil karena 1 mobil keluarga Budhe Ning ikut nyusul Ke Guci. kami kembali ke Tegal sengaja berencana makan siang di warung sate Tegal yg sangat terkenal, Sesampai di Warung Tegal ternyata stok nasi sudah habis bwt warung ini laris mais dan cuma buka samapai jam 1 siang setelahnya tidak boleh diganggu gugat alias harus tutup. Terpaksa kami cuma pesen sate yg katanaya rasanya mak nyoss itu dan segera menuju rumah tinggal cikal bakal keluarga ortu Om Basir 30 km sebelum masuk Tegal disanalah dalam suasana hujan gerimis kami menunggu pesanan sate. Pada awalnya Mbahsoso ragu karena sate kambing termasuk larangan makan Mbahsoso takut terserang darah tinggi dan kolesterol naik lg yang parah klo sampai penyakit ambein kumat soalnya kan wajib nyetir dalam perjalanan jauh. terpaksa Om Basir memesan menu Pecel Lele sebagai gantinya, tapi dasar Mbahsoso karena tergiur kehebohan yg lain menikmati sate khas Tegal maka Mbahsoso pun ikut menikmati sate tsb dan alhamdulillah selepas menikmati Mbahsoso menyempatkan istirahat tidur sejenak kurang lebih 15 menit untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Kota Tegal, Di kota Tegal kami telah di bookingin hotel Suzana yang bersebelahan dengan sebuah Mal Tegal. Di hotel ini Om Basir memesan 5 kamar , dalam suasana hujan deras kami memasuki hotel beserta rombongan. Setelah berkemas menurunkan barang2 dan membagi kamar masing-2 keluarga dilanjuutkan malam itu kami makan malam dan berjalan di Mal tempat belanja yang bersebelahan dengan hotel tempat kami menginap. Paginya kami sudah berencana untuk menikmati obyek wisata pantai PAI Tegal , kami bersama rombongan 5 mobil menuju panta PAI ternyata di tempat itu sangat ramai pengunjung dan jalan menuju pantai bahkan di pantainya sendiri banyak lumpur kotor,akhirnya setlah memasuki obyek wisata pantai kami memutuskan untuk tidak turun dari mobil dan segera kembali melanjutkan rencana berikutnya menikmati lontong mak nyoss… tidak jauh dari alun-2 Kota Tegal yg sedang ramai menikmati minggu pagi.
Sementara Mama , Ramzy Arkan, Dik Sofia, Faras, Bella , Via berenang pagi di Rumah Om Basir . Mbahsoso menyempatkan tidur sejenak sampai batas waktu chek out hotel untuk mempersiapkan perjalanan kembali ke Depok. Pagi itu selepas subuh rombongan Pakdhe Wardi mengunakan mobil barunya sudah kembali perjalanan ke Klaten , Kurang lebih pukul 2 siang setelah makan siang kami sesuai formasi awal ditambah rombongan 2 mobil yakni pakdhe Nono dan Budhe Ning kembali melanjutkan perjalanan kembali ke Depok.Sementara Keluarga Om Basir direncanakan kembali ke Depok baru keesokan harinya. Sesampai di Cikampek kami menyempatkan makan malam di warung sate alas cikampek maranggi sebelum memasuki tol cikampek. dalam perjalana pulang ini kami mengalami ketersendatan karena padatnya lalulintas liburan menuju Jakarta. Alhamdulillah kami sampai di rumah dengan selamat pada jam 9 malam tanggal 27 Desember malam. Oh ya lupa kami ceritakan bahwa dalam robongan kami juga ikut keluarga Tante Diyah dari Solo yang sengaja datang ke Depok memakai pesawat dalam rangka menengok Dik Alfi yg sekolah dan ikut tinggal bersama Mbahsoso ,kami bawa serta mereka ke Tegal untuk berlibur bersama-2, dan kepulangan kami dari Tegal tanggal 27 Desember emang telah direncanakan karena keluarga tante Diyah akan kembali naik pesawat pulang ke Solo pada tanggal 28 Desember jam 4 Sore. Sementara rombongan keluarga Pakdhe Nono ikut serta ke Depok dengan perjalanan mobil dalam rangka liburan dan mengengok Mbak Dhita yang sedang kuliah di Jakarta dan tinggal bersama keluarga Om Basir. Alhamdulillah Liburan yg indah dan penuh nikmat kami semua merasakan kebahagiaan bersama semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan rezeki kepada keluarga kami, Amin smile_regular smile_regular

Album Wisata Ke Guci Tegal 26 Des s/d 27 Des 2008 Dan Malam Tahun Baru 2009

P1011224P1011173P1011175

P1011176 P1011178P1011179

P1011181P1011183 P1011184

P1011185P1011186P1011187

P1011188P1011189P1011191

P1011192 P1011193P1011196

P1011197P1011198P1011202

P1011204 P1011195P1011203

P1011200P1011201P1011199

P1011213P1011215P1011194

P1011210P1011211P1011212

P1011214P1011216P1011217

P1011218P1011220P1011221

P1011226P1011209P1011205

Kamis, 20 November 2008

Perjalanan Mudik Lebaran 2008

Lebaran telah lama berlalu tapi kenangan saat merayakan dengan sederet acara yang terangkai spontan takan pernah pernah terlupakan begitunsaja behakan menjadi rangkaian kenangan manis yang tak terlupakan. Kurang lebih 2 minggu kami sekeluarga melaksanakan rangkaian yang telah menjadi tradisi wong jowo yakni pulang mudik, kebetulan kami sekeluarga sudah merantau ke kota Jakarta mengadu nasib mengais rezeki di kota ini selama 15 tahun lebih dan alhamdullillah Allah selalu melimpahkan nikmat rezeki dan kesempatan setiap tahun selalu dapat menikmati tradisi mudik lebaran. Mbahsoso berasal dari kota Solo- Jateng sedangkan istrinya Wiwied berasal dari Kota Madiun - Jatim, Jarak kedua kota tersebut kuarng lebih 100 km dipisahkan oleh sebuah gunung di jawa yang bernama Gunung Lawu. Dengan rencana jadwal yang telah terprogram maka kami mudik di dua kota asal kami tersebut, kumpul bersama orang tua dan keluarga dan yang paling membuat hati terenyuh adalah saat merayakan hari raya iedul fitri di rumah orang tua kami dan kami semua dengan ikhlas melaksanakan sungkeman kepada orang tua kami dan keluarga yang di tuakan. Kebetulan saat ini Kedua bapak kami berdua telah wafat sehingga tinggal ibunda tersayang.
Perjalan mudik lebaran kami mulai kuarang lebih 4 hari sebelum hari lebaran ,berangkat dari rumah cinere Depok bersama keluarga dan semua yang membantu di rumah kami , secara kebetulan mereka berasal dari Ngawi -Jatim. Dalam perjalanan pulang ini kami dibantu oleh keponakan kami yang bernama Wisnu berserta Mala sang istrinya yang sengaja kami minta datang dar Yogya ke Jakarta untuk membantu menyetir mobil rombongan keluarga yang ikut membantu di rumah kami, sedangkan Mbahsoso menyetir sendiri mobil beserta seluruh anggota keluarganya. Dua rangkaian mobil berjalan beriringan berangkat selepas sholat subuh melewati tol Cikampek menuju jalur Pantura. Beberapakali kami sempatkan untuk istirahat salah satunya di pantai Tegal melepas lelah sekaligus refreshing bersama keluarga. Akan tetapi karena kami semua masih dalam keadaan puasa walaupun menjadi musafir makanya kami tidak bisa berlama-2 singgah di pantai tersebut, segera saja kami melanjutkan perjalanan agar lekas sampai di kota tujuan yakni kota Solo. Tepat saat adzan maghrib berkumandang yakni saatnya buka puasa kami semua sampai di kota Ungaran Semarang, dengan senang hati dan dalam nikmat Allah kami semua berbuka puasa di Warung sate Pak Kempleng , wah nikmatnya tak terkira..... selesai buka puasa kami segera melanjutkan perjalan ke Kota Solo dan alhamdulillah tiba di Kota Solo Pada jam 8.
Kami sekeluarga singgah di Solo di Rumah Eyang Kadarman ortu Mbahsoso selama 2 hari, sementara keluaraga yang membantu di rumah kami segera melanjutkan perjalanan ke Ngawi keesokan harinya selepas subuh, dan kami mengadakan perjanjian pulangnya bareng 1 minggu setelah lebaran ngumpul kembali di rumah Eyang Solo. Setelah 2 hari singgah di rumah Eyang Solo kami melanjutkan perjalan kerumah Eyang Madiun, dalam perjalanan ini kami melintasi Tawangmangu sebgai obyek wisata di lereng gunung lawu dan singgah sejenak di telaga Sarangan. Saat di telaga sarangan rupanya anak-2 mbahsoso yang bernama Ramzy, Arkan n Sofia tidak mau ketinggalan menikmati menunggang kuda dan mencoba speedboat mengelilingi keindahan dan kesejukan telaga sarangan.
Sebenarnya kami menginginkan singgah sehari di penginapan sekitar telaga sarangan tetapi karena Eyang Madiun menunggu di rumah maka kami segera melanjutkan perjalanan kerumah Eyang Madiun dan tiba di Kota Madiun pada jam 1 siang.
Untuk mengisi saat terakhir ibadah puasa menjelang perayaan hari iedul fitri 2008 kami sekeluarga diikuti om choirul n dik Jihan beserta Pakdhe Agung secara spontan melanjutkan perjalanan silaturahmi ke rumah Eyang Bagiyo di Kota Jember. Rasanya seperti mimpi aja dan kami semua tidak mengenal capek disaat masih pada melaksanakan ibadah puasa , dalam perjalanan panjang yang jauh tersa menyenangkan . Perjalan ke kota Jember kami mulai dari Madiun jam 6 pagi dan samapai di Jember sekitar jam 1 siang. Surprise rasanya kami bisa samapai di kota Jember setelah beberapa tahun masa mudik lebaran yang telah lalu hanya menjadi rencana tak pernah terlaksana akhirnya kami dapat berjumpa bersilaturahmi dengan seluruh keluarga besar Eyang Bagiyo di Jember. Setelah istirahat kurang lebih 2 jam selepas sholat asar kami semua beserta keluarga Eyang Bagiyo diajak ke obyek wisata pantai watu ulo. Dalam perjalanan menuju pantai watu ulo kami tempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam, begitu samapai di pantai kami langsung minta informasi ke wisatawan dan bertanya tempat yang enak untuk warung bakar ikan, karena di pantai ini emang terkenal dengan masakan bakar ikannya. Saat itu juga Mbahsoso & istri langsung menemukan warung ikan yang wah rasanya lezat dan baunya nikmat merangsang lidah dan perut saat kami semua masih melaksanakan puasa. Segera istri mbahsoso memesan beberapa ikan kuarng lebih 7 kg untuk di bakar sementara Mbahsoso menyusul anak-2 dan keluarga Eyang Bagiyo yang lagi asyik main di pantai untuk merapat di warung bakar ikan. Tepat saat buka puasa kami semua menikmati acara buka puasa dengan menu ikan bakar yan sedap rasanya tak terlupakan samapi akhirnya pada jam 8 malam kami kembali ke kota Jember singgah di rumah Om Budi putra mantunya Eyang Bagiyo dan tidur beberapa jam saja untuk melepas lelah, kurang lebih jam 2 malam kami semua dibangunkan Eyang Bagiyo untuk kembali kerumah Eyang Bagiyo Makan Sahur. Selesai makan sahur kurang lebih jam 4 pagi kami langsung pamit melanjutkan perjalanan pulang ke Madiun dan rencana singgah di Gunung Bromo. Sungguh perjalanan yang menyenangkan walaupun kelihatannya melelahkan tapi tak terasa, perjalan ini sungguh menyenangkan. Kami tiba di Gunung Bromo jam 6.30 pagi setelah bersih-bersih badan karena belum ada yang pada mandi kami berencana mandi di terminal persinggahan sebelum memasuki kawasan lautan pasir yang tidak mungkin melanjutkan perjalanan dengan mobil kami. Kami semua ke toilet dan ternyata airnya sangat dingin maka dianatara kita tidak ada yang mandi dan langsung melanjutkan perjalanan mengarungi lautan pasir gunung bromo dengan mobil Jeep hardtop sewaan sebesar Rp.165 rb antar tunggu sampai pulang kembali. Kami semua dengan mobil hardtop mengarungi perjalanan menempuh lautan pasir gunung bromo yang terhampar luas saat itu kabut menyelimut lautan pasir , hardtoppun berjalan pelan akhirnya sampai di persinggahan terakhir menuju puncak gunung bromo yang masih jauh bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau alternatip lain menunggang kuda . Akhirnya kami semua memutuskan untuk menunggang kuda dengan 8 kuda tunggangan setelah kami nego kami mendapatkan deal harga sewaan masing-2 kuda Rp.50rb. Kecuali Dik Sofia yang tandem dengan mama Wiwied semua berjkuda masing-2 menuju puncak Bromo. Subhanallah pemandangan yang sanagat indah dan mengesankan ditambah udara yang dingin kami samapai di anak tangga menuju puncak gunung bromo dan langsung melanjutkan perjalanan kaki menapaki anak tangga menuju puncak Bromo. Keraguan Mbahsoso yang sejak awal sebenarnay tidak mau menuju puncak karena pengalaman ngeri masa kuliah dulu dengan teman-2nya saat sampai di puncak ternyata terjadi lagi , Samapai di Puncak Bromo rasa takut ketinggian menyelimuti perasaaan mbahsoso ditambah kengerian meliahat kelakuan anak-2 dengan tenangnya menapaki lereng-2 di sepanjang kawah gunung bromo ,wah rasanya ngeri banget dech padahal yang lain merasa menikmati keindahan alam ciptaan Allah tp Mbahsoso ketakutan luar biasa bahkan saat mo turun menuju kembali anak tangga kawah Mbahsoso harus berjalan seperti suster ngesot, wah anak-2 pd ngejekin payah katanya he he emang takut n ngerti , kepala seperti diputar pusing sekali diatas ketinggian. Akhirnya kami segera mengajak untuk turun kembali dan dalam perjalan turun berkuda pun ternyata perasaan Mbahsoso lebih ngeri karena melihatr langsung ketinggian terpampang di depan mata tidak seperti saat naik membelakangi jd ga terasa. Wah ini emang wisata yang ngeri tp sedap buat Mbahsoso he he rupanya perasaan itu juga di rasakan oleh Pakdhe Agung Dan Mas Zackly yang bertandem kuda berdua.
Perjalanan ini adalah sehari sebelum pemerintah menetapkan besok harinya sebagai hari perayaan iedul fitri 2008. Dan alhamdullilah hampir sebagian besar umat islam indonesia merayakan lebaran pada hari yang sama walau masih ada aja yang merayakan lebaran hari ini.
Kami meryakan lebaran di kota Madiun dan melaksanakan sholat ied bersama di Masjid Al Baroqah dekat Rumah Eyang Nuryati di Madiun. Setelah selesai sholat kami melaksanakan prosesi salam halal bi halal dengan seluruh warga di sekitar rumah tinggal Eyang Madiun. Selanjutnya kami melaksanakan sungkeman bersama kepada Eyang Nuryati, dengan tangis haru kami semua saling mohon maaf dengan tulus iklas, semoga Allah memberkati kita semua. selepas sungkeman kami lanjutkan dengan acara ziarah di makam Eyang Kakung Arief dan Eyang-2 leluhur kita semua di daerah Ponorogo cikal bakal leluhur Eyang Nuryati.
Lebaran ke 2 kami berangkat ke Solo kerumah Eyang Kadarman , dan kami juga langsung sungkem kepada eyang dilanjutkan ziarah makam leluhur terutama makam Eyang Kadarman kakung di Makam Kraton Kartasura. Pada hari ke 4 lebaran kami penyelenggarakan acara Kumpul bareng halal bi halal bersama keluarga trah Eyang Sinduwidjaja dan Trah kel. besar Eyang Sutosukaryo di Rumah Eyang Kadarman. Kebetulan acara ini bertepatan dengan ultah eyang putri kadarman yang berusia 66 tahun.Acara ini sangat meriah karena dihadiri oleh seluruh anggota keluarga bersama dari berbagai penjuru kota dan dimeriahkan acara organ tunggal dengan penyanyi keluarga setelah mendengarkan tausyiah dari KH. Naharusurur. di tengah-2 acara kami melaksanakan tusuk jarum masal yang di laksanakan oleh Bp.Giri Mintardjo anggota keluarga dari trah sutosukaryo berasal dari Bandung.
Rangkai lebaran 2008 kali ini sangat panjang akan tetapi sangat menyenangkan dan tak terlupakan . Semoga Allah senantiasa melimpahkan Rahmat, hidayah dan Rezeki kepada kita semua. Amin












KATA MUTIARA ORANG TERKENAL

Cara Blokir Situs Porno Untuk Windows XP

  1. Pilih Control Panel dari Start menu.
  2. Klik Network Connections yang ada di Control Panel.
  3. Pilih koneksi yang ada dari jendela Network Connections.
  4. Klik tombol Properties.
  5. Pilih lah Internet Protocol (TCP/IP) dan klik Properties.
  6. Klik radio button pada Use the following DNS server addresses dan ketikkan alamat DNS Nawala pada kolom Preferred DNS server dan Alternate DNS server.
  7. Masukan DNS Server : 180.131.144.144 dan Masukan Alternate DNS Server : 180.131.145.145
  8. Semoga Bermanfaat untuk keselamatan anak-2 anda, Amin, Nawala Project

Setujukah Jika Presiden RI Yg Akan Datang Dijabat Oleh Tokoh Muda Di Bawah Usia 50 Tahun ?

detiknews - detiknews